Banyak Jalan Menuju Bekasi

Hari Jum’at adalah waktunya pulang ke rumah tercinta, yaah paling tidak itu berlaku buat saya. Entahlah bagi orang lain tapi bagi saya yang anak kostan yang hanya pulang ke rumah seminggu sekali, momen seperti ini adalah momen terindah diantara 5 hari penuh kerjaan lainnya. Bayangkan saja, setelah 5 hari menghadapi kerasnya dunia perkuliahan akhirnya bisa menikmati hari libur dan berkumpul bersama keluarga di rumah tercinta. Hehehe…Berlebihan?? yah memang!?

Seperti pepatah kuno yang mengatakan bahwa “Ada banyak jalan menuju Bekasi“, banyak cara yang bisa saya tempuh untuk pulang ke rumah. Dari cara-cara tersebut cara yang lazim saya lakukan ada dua, pertama nebeng Mobilnya Danar yang entah karena kebetulan atau takdir illahi rumahnya terletak hanya beberapa meter dari rumah saya. Atau dengan cara yang kedua yaitu naek bis 9B jurusan Bekasi via Tol Barat. Nah postingan kali ini saya akan mengkaji pemilihan kendaraan yang tepat untuk pulang ke Bekasi secara ilmiah. Halah….Hehehehe…


Dalam kasus ini, yang saya bahas adalah cara kedua yaitu ke Bekasi dengan 9B via Tol Barat. Oiya buat yang belum tahu, bis 9B itu ada 2 jenis, 9B yang lewat Tol Timur, dan 9B yang lewat Tol Barat. Dan dari 2 jenis tersebut, masing-masing dibagi lagi berdasarkan kelangsungan jalannya, yaitu 9B yang lewat UKI dan 9B yang lewat Cikunir. Jadi berdasarkan prinsip kombinasi akan didapat 4 Jenis 9B, yaitu:

* 9B Tol Barat lewat UKI
* 9B Tol Barat langsung lewat Cikunir
* 9B Tol Timur lewat UKI
* 9B Tol Timur langsung lewat Cikunir

Ok, cukup penjelasan singkat tentang klasifikasi 9B-nya. Sekarang kita masuk ke topik utama. Hehehe….

Mari kita mulai penelitian kita ini. Pertama mari kita tentukan tujuan, bagian mana dari kota Bekasi yang mau kita datangi, dalam kasus ini saya menjadikan Perumahan Kemang Pratama 3 sebagai tujuan yang tidak lain adalah rumah saya sendiri.

Langkah ke dua adalah menganalisa lokasi tujuan kita. Contohnya, Kemang Pratama 3 terletak di dekat narogong dan termasuk ke dalam kawasan Bekasi Timur. Berikutnya analisa jarak lokasi tujuan anda dengan titik kedatangan Bis 9B. Ingat, ada 2 titik penting yaitu Tol Barat dan Tol Timur alasannya karena tipe apapun 9B yang anda naiki pasti akan muncul di Bekasi dari 2 titik tersebut. Jika memungkinkan gambar kan di sebuah kertas titik lokasi dan 2 titik penting tersebut lalu tarik garis lurus dari titik lokasi tujuan ke 2 titik tersebut. Kemudian bandingkan kedua jaraknya, lalu simpan informasi yang didapat.

OK, jangan senang dahulu sekalipun Anda sudah mendapatkan jarak terdekat dari 2 titik penting tersebut. Yang harus anda lakukan berikutnya adalah menganalisa tipografi dan spot-spot yang mempengaruhi perjalanan anda. Berdasarkan kasus ini, perhatikan bahwa Kemang Pratama (lokasi tujuan kita) memiliki jarak yang lebih dekat ke titik Timur dibanding ke titik tol Barat. Namun ada lebih banyak titik-titik kemacetan yang kita temui jika kita berangkat dari tol Timur. Jadi, tidak selamanya jarak terdekat yang kita ambil selalu lebih baik. Kalo kata Conan, “Terkadang memutar jauh lebih cepat daripada mengikuti jalur biasa yang lebih dekat.” So’ kesimpulan sampai sini adalah kita akan menggunakan 9B yang keluar dari Tol Barat.

Sampai sini paling tidak kita sudah mendapatkan sedikit pencerahan untuk memilih bis 9B yang mana yang akan kita tumpangi. Pilihan kita sudah berkurang dari 4 menjadi 2, yaitu :

* 9B Tol Barat lewat UKI
* 9B Tol Barat langsung lewat Cikunir

Sekarang saatnya untuk menganalisa kekuatan dan kelemahan dari masing-masing 9B. Tidak perlu detail yang penting mencakup poin penting seperti: Harga, Frekuensi kedatangan, Waktu tempuh, Jarak Tempuh, Fasilitas Tambahan.

Berikut contoh analisa yang saya lakukan:

9B Tol Barat lewat UKI
Harga : Rp.3000,-
Frekuensi : 1-3 bis / 5 menit
Waktu tempuh : 50 – 120 menit
Jarak Tempuh : 45 Km
Fasilitas : Pengamen, tukang makanan/minuman, Tukang Majalah
Kelebihan
Murah, Pengamen lebih variatif tapi lagunya sedikit membosankan, pedagang lebih banyak, penumpang yang ditemui lebih variatif karena biasanya ada yang turun dan naik di UKI.
Kekurangan
Jarak lebih jauh, waktu lebih lama, spot macet lebih banyak.

9B Tol Barat lewat tol Cikunir
Harga : Rp.4000,-
Frekuensi : 1-3 bis / 5 menit
Waktu Tempuh : 30 – 60 menit
Jarak Tempuh : 30 Km
Fasilitas : Pengamen, Tukang makanan/minuman, Tukang majalah.
Kelebihan
Waktu tempuh lebih cepat, jarak tempuh juga lebih sedikit, spot macet lebih sedikit, lagu-lagu yang dinyanikan oleh pengamen umumnya lebih bias dinikmati.
Kekurangan
Pengamen lebih sedikit jadi pilihan lagu lebih sedikit, penumpang sepanjang jalan statis dia-dia aja.

OK dari sini sudah bisa terlihat kesimpulannya. Jika anda ingin lebih cepat sampai maka pilih pilihan kedua. Memang anda harus mengeluarkan uang lebih banyak 1000 rupiah tapi alasan 1000 rupiah untuk waktu yang hemat 30 menit itu sangat masuk akal. Tapi jika anda ingin bersantai dan tidak terburu-biri serta ingin menghemat uang anda silahkan pilih pilihan pertama yaitu pilih 9B Tol Barat lewat UKI. Semua kesimpulan bias tergantung anda, lebih suka menghemat Uang atau menghemat waktu. Hehehehe….

16 Comments

  1. OMG.. ribet juga yah ber, ada 4 jenis gitu.. gimana cara bedainnya?? ada tulisannya yah??

  2. @Ridu
    Cukup mudah buat ngebedainnnya Tulisannya ada ko’, trus biasanya abang2nya tereak-terear ngasih tau itu 9Bnya lewat mana. Hehehe…

  3. ber emang dunia kuliah di fasilkom keras yah?perasaan ga ada keras2nya :razz:

  4. dasar tukang supir, hapal bener…

    :mrgreen:

  5. pengamen tergolong fasilitas ya?

  6. @toni
    Beuh, tau deh namanya juga Toni..
    IPK Cumlaude, jadi Asdos lagi. Kuliah di Fasilkom bagi dia mah CuPu…

    @Ringo
    Ya apal dunks, penting tuh Ngo…

    @azka,,
    Iya, klo 9B yang lewat UKI pengamennya banyak tapi lagunya jarang ada yang enak. Hehehehe…

  7. gubrraaakkk….
    si Berli sampe hapal tukang pengamennya nyanyiin lagu apa aja euy…
    jangan2 tau juga nama pengamennya lagi…hehe..

    btw ada yg kurang tuh Ber..
    naik K40 dari Kampung Rambutan…jgn lupa mampir ke rumah ane dulu…hehe.. :smile:

  8. @Indra
    Sayangnya belom sempet kenalan sama pengamennya Ndra?? mau nitip salam manknya??
    Hehehehe…

  9. ber, udah nanya om Roy blom jalur mana yang lebih akurat?? btw kayaknya SP ambil dua nih
    hehe :mrgreen:

  10. @Yuan
    Ga’ perlu ditanya Wan…
    Pilih jalur mana kan tergantung selera individu…

    Yoi Donk,, udah ambil 6 sks juga aja wan…

  11. huehehehehehehehehe,, Ber, sekarang udah naik tuh tarifnya,, bkin gue kudu keluar hampi 40ribu buat balik tiap minggu..

  12. @Nuril
    Iya bener, 9B Tol BArat Lewat cikunir udah 5000 sekarang, ke Bekasi butuh dana 8500..

  13. bro,
    gw lagi cari2 jalur ke perumnas rawa lumbu yg katanya deket ama kemang pratama, thanks banget nih ama tulisan elo bro, tapi kayanya blm lengkap tuh, blm sampe target ke kemang pratama, setelah turun dari 9b dari bekasi barat atau timur naek apa lagi bro sampe sana?

    Thanks yah.

  14. @dedy
    kayanya mending yang lewat tol Bekasi Barat, turun di Pekayon (seberangnya Bekasi Square) yang ada petronasnya. Trus naik angkot 02 yang ke Pondok Gede, turunnya pas di depan pintu kemang, tinggal bilang aja sama abang2nya.

  15. :lol: klo dr bekasi ke bogor naik apa yak ber…..

    hahah

  16. @B@m
    naek kereta aja biar cepet. Hehehe..

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>